BERITA DUKA ANGGOTA MILITAN KNPB WILAYAH TIMIKA

BERITA DUKA ANGGOTA MILITAN KNPB WILAYAH TIMIKA
Knpbtimikanews—  Berita duka atas terpanggil oleh Tuhan Allah Bangsa Papua Tn. Maklon Mayor, Salah satu Anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Komisariat Militan Timika menghembuskan nafas terakhir  di Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) SP 1 Timika, Pada rabu 06 agustus 2014 pukul 13:00 Wpb.
Tn. Maklon Mayor  Umur  54 tahun adalah anggota tetap Militan Knpb Wilayah Timika sector Kapim, beliau menghempus Nafas terakhir hari ini, sebelumnya beliau menderita penyakit Ginjal dari bulan april 2014 sampai kini sudah empat bulan lamanya almarhum menderita.
Almarhum Mayor, juga salah satu anggota Tukan bangunan kantor Papua Merdeka (Free West Papua Office) dalam negeri, Knpb & PRD Wilayah Bomberay.
“kata terakhir dari Almarhum Tn. Maklon Mayor bahwa BIAR SAYA DI PANGGIL TUHAN ALLAH BANGSA PAPUA SEMANGAT JUANG UNTUK PAPUA MERDEKA KU TINGGALKAN SEBAGAI KENANGAN UNTUK SEMUA KAWAN-KAWAN PEJUANG SEJATI PAPUA MERDEKA” Begitu ungkapan beliau saat dia masih dirumah sakit.
Ini identitas bio data Almarhum;
Nama                                    : Maklon Mayor
Jenis Kelamin                        : Laki-laki
Tempat Tanggal Lahir            : Biak, 12 Desember 1959
Agama                                  : Kristen Protestan
Jumlah Saudara                     : 03 orang
 Suku bangsa                        : Biak Papua Barat
Pekerjaan/Profesi                  : Aktivis Knpb (Militan KNPB Timika)
Alamat                                  : Timika West Papua
Status Perkawinan                : Kawin
Jumlah anak                          : 05 Orang
Keluarga besar Aktivis Papua Merdeka KNPB dan PRD Wilayah Bomberay mengucapkan selamat berduka cita atas Almarhum Tn. Maklon Mayor atas Perjuangan Pembebasan Nasional sehingga dipanggil Tuhan yang maha Kuasa, semoga Arwamu diterima disisi Tuhan Allah Bangsa Papua.
 Sumber: Knpbtimikanews

Comments

Popular posts from this blog

ksistensi Budaya Mahasiswa Papua se-Jawa dan Bali

Novelis Muda Papua, Aprilia RA Wayar, Diundang di UWRF

Tolak Kehadiran Militer dalam PAUD di Tanah Papua