HON . POWES PARKOP MEMULAI KAMPANYE TERBUKA MENDUKUNG PAPUA MERDEKA DI PNG (PORT MORESBY)

HON . POWES PARKOP MEMULAI KAMPANYE TERBUKA MENDUKUNG PAPUA MERDEKA
DI PNG (PORT MORESBY)
WPNews: Pada hari Sabtu Tanggal 15 Juli 2010 menjadi awal kampanye Terbuka Hon. Powes Parkop di lapangan terbuka five Mile park. Didalam kampanye terbuka didalam acara pertama pembukaan dan perecrutan tim kampanye untuk pemilihan 2012 ia mengatakan, semua persoalan di kepulauan Pacific menjadi masalah utama yang akan dikampanyekan karena masalah ini adalah masalah kita bersama.
Salah satu pembicaraan yang menonjol adalah; ia menekankan tetang persoalan Papua Barat, bagaimana kepulauan yang sangat jauh di Vanuatu mendukung perjuangan saudara-saudara kami yang satu tanah West Papua tetapi kami Papua New Guinea tidak buat apa-apa untuk mendukung perjuangan teman-teman kami di West Papua untuk merdeka seperti Negara-negara di pacific yang merdeka.
Didalam pembicaraanya Hon.Powes Parkop menekankan bahwa situasi politik di West Papua sedang memanas dengan adanya tuntutan Rakyat Papua menuntut Referendum dan menolak Otonomi. Hal ini disampaikanya setelah keinginan rakyat Papua semakin kuat untuk menentukan nasibnya sendiri di luar NKRI, maka ia menekankan agar PNG yang adalah satu tanah, satu suku, satu adat, satu nenek moyang harus mulai mengangkat suara untuk mendukung saudara-saudaranya di West Papua untuk kemerdekaan yang sejati seperti saudara-saudaranya yang lain di kepulauan Pacific.
Ia menekankan didalam kampanye untuk pemilihan Perdana Mentri di PNG ia akan lebih berfokus pada masalah-masalah yang ada di Melanesia dari pada kedudukanya di kursi Perdana Mentri di PNG, untuk itu ia meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung semua perjuangan OPM yang ada di kepulauan Pacific.
“ Vanuatu Negara yang jauh tetapi mereka sudah meng-undangkan dukungan mereka didalam salah satu butir undang-undang untuk mendukung saudara-saudara kami di West Papua dalam perjuangan pemisahan diri dari NKRI, sedang kami yang masih satu tanah tidak buat apa-apa untuk saudara-saudara kami yang setanah air, untuk itu saya sebagai pemimpin di atas tanah utuh tanpa batas ini akan mengangkat persoalan West Papua untuk merdeka dari jajahan Indonesia. Sudah cukup lama sanak-saudara kami di West Papua menderita dibawah dijajah Indonesia, kini saatnya untuk kita bangsa Melanesia berdiri bersama dan menyelesaikan segala macam bentuk persoalan di kepulauan pacific lebih khususnya di West Papua”.
Ia menambahkan, “ Kalau Vanuatu telah melakukan langkah-lankahnya menetapkan sebuah undang-undang dan menyediakan ruang kerja untuk OPM, bagaimana dengan kita di PNG yang se-tanah air? Saatnya untuk kita duduk bersama untuk melihat penderitaan yang sedang di alami oleh teman-teman kami di sekeliling kita”.
Dalam acara ini pengungsi yang berada di Port Moresby menghias anak-anak mereka lalu menyanyi dan menari di atas panggung dimana Hon Powes Parkop berpidato, sisamping kiri kanan Bendera Bintang Fajar, Bendera Timur Leste ditancapkan lalu bendera PNG di tancapkan di tengah-tengah panggung.
Setelah acara berakhir, malam hari kami datang kerumah Hon. Powes dan berbincang-bincang tentang langkah-langkah yang akan diambil selanjutnya. Dalam pertemuan 30 menit, beliau mengatakan “this is time”, “ ini waktunya untuk semua bangsa Melanesia duduk bersama untuk saling memperhatikan, saya telah menerima otoritas/rekomendasi dari pertahanan pusat Tentara Revolusi West Papua untuk menjalankan tugas untuk mengatur sayap politik perjuangan Papua Barat untuk itu saya harus mulai dari sekarang sebelum terlambat, karena teman-teman kami di Vanuatu telah mengangkat sura untuk mendukung kami dalam perjuangan, saya secara pribadi tidak persoalkan dengan keberadaan banyak baksi dalam perjuangan Papua Merdeka, saya sudah lama menduduk perjuangan Papua Merdeka dibawa organisasi MELSONL, (Melanesian Solidarity) maka sekarang kami akan focus langsung dengan organisasi induk perjuangan yang ada sesuai mandate yang diberikan kepada saya”.
Demikian perkembangan perjuangan rakyat Papua di Pacific Island, berita selanjutnya akan menyusul setelah dilakukan beberapa persiapan.
Merdeka Harga Mati.
Tary Karoba


----------------------------------------------------------------------------
Write or ring us before you send us any contributions, Thank You.
Mobile: +675 71456663.
Website: http://opm.posterous.com,http://www.westpapua.net,http://www.papuapost.com

Posted via email from Melanesia

Comments

Popular posts from this blog

ksistensi Budaya Mahasiswa Papua se-Jawa dan Bali

Novelis Muda Papua, Aprilia RA Wayar, Diundang di UWRF

Tolak Kehadiran Militer dalam PAUD di Tanah Papua