PASUKAN KHUSUS TNI YANG DISIAGAKAN UNTUK DITURUNKAN DI DAERAH PEGUNUNGAN TENGAH UNTUK OPERASI TUMPAS GERILYAWAN OPM, GOLIAT TABUNI DAN PASUKANYA.

PASUKAN KHUSUS TNI YANG DISIAGAKAN UNTUK DITURUNKAN DI DAERAH PEGUNUNGAN TENGAH UNTUK OPERASI TUMPAS GERILYAWAN OPM, GOLIAT TABUNI DAN PASUKANYA.

Pada hari ini senin 19 juni 2010, kami mendapat info langsung dari Wamena melalui selular phone bahwa wilayah Piramid dijadikan sebagai wilayah operasi militer dingin, karena penempatan anggota KOPASSUS di setiap desa di Piramid diluar aturan penempatan pasukan karena wilayah tersebut bukan daerah konflik seperti di Mulia, Puncak Jaya.
Menurut informasi terpercaya yang tidak dapat kami sebutkan namanya mengatakan bahwa, ‘’ Pendropan pasukan dilakukan dua kali flight dari Jayapura-Wamena membawa alat-alat perjang untuk didrop ke Mulia, dari perjalanan kami melihat ada yang truk yang mengangkut pusukan tersebut langsung melanjutkan perjalanan ke arah hom-hom lalu dilanjutkan ke Bolakme-Tolikara, sedangkan dua truk lagi menuju sinakma, kami pikir mereka dibawa ke markas Batalyon 756 di gunung susu.
Setelah kami pulang ke Pyramid pada hari yang sama ternyata truk yang mengangkut pasukan tersebut ada parker di Kecamatan Kimbim, Asologaima, tibanya kami di Pyramid, kami melihat truk yang sama mengangkut pusukan menuju Desa Alogonik, sampai disana kami cek keberadaan mereka, memang mereka berhenti dan mengambil tempat di kantor Desa Alogonik, setelah itu mereka bagi ke setiap Desa di kampung-kampung seperti, di Modlagame, Mulak 2, ada yang ke kantor Desa Pyramid’’.
Kami menanyakan kenapa pasukan yang bertopi mera ini di tugaskan di desa-desa, padahal pasukan biasanya hanya ada di Kecamatan/Koramil, ternyata ada kepala Desa yang mengatakan ‘’mereka datang untuk mengamankan situasi pemilu paska penolakan otsus dan tuntutan Referendum bagi Rakyat Papua’’, jadi mereka datang dalam rangka itu, demikian tutur seorang kepala desa.

Ditempat terpisah, kami mengecek orang terpercaya yang ada di Tolikara mengatakan, benar sebelum mereka datang, polisi melakukan sweeping siang dan malam, polisi mengatakan jangan ada yang keluar malam, semua harus pegang KTP waktu keluar rumah, dilarang membawa alat tajam, perang, kapak, pisau, panah dll, jadi kami pikir benar nanti ada penyerangan dari OPM, padahal pasukan baret merah mau hadir jadi mereka sweeping, setelah pasukan tiba dengan 2 truk di Tolikare, paginya satu truk menuju Kanggime, untuk diteruskan ke Ilu-Mulia’’. Setelah pendropan pasukan, truk yang mereka pake kembali ke Wamena.
Menurut laporan yang kami terima, pasukan yang turun itu lengkap dengan alat perang serta peti-peti yang mereka tutup dengan tenda hijau tebal yang militer punya itu isinya kami tidak tau, tapi yang jelas ada peti-peti yang dimuat diatas truck yang mereka tumpangi, demikian tambahnya lagi.
Dari pantauan West Papua News di lapangan, pendropan pasukan organic maupun non organic justru di lancarkan setelah wartawan menutup informati tentang Operasi Militer di Mulia, operasi dingin mulai dijalankan dengan pendropan Pasukan Khusus angkatan darat di setiap desa yang seharusnya tidak bisa ditempati oleh pasukan.
Pengejaran terhadap Gerilyawan OPM, Goliat Tabuni dengan pasukanya telah diambil alih oleh KOPASSUS, Karena POLRI dianggap tidak professional dan terlalu membesar-besarkan informasi tentang Operasi tersebut.
Orang tua yang memberikan informasi tersebut mengatakan, ‘’tolong kasitau kami punya anak Beny W, supaya dia bisa sampaikan ke ILWP dan IPWP supaya masalah ini bisa dengan semua cara yang biasa mereka kerja, karena kehadiran orang-orang yang mukanya tidak ada senyum dan jalan mondar-mandir ini bikin kami hidup dalam ketakutan, jadi anak tolong sampaikan kepada mereka tentang situasi yang sebenarnya terjadi di kampung-kampung’’, demikian permintaan penelpon langsung dari kampung halaman yang sedang didatangi oleh pasukan baret merah.
Demikian info dari kami,
Tary Yikwanak.


--------------------------------------------------------------------------------------------
Tary Karoba, PO.BOX7326, Borok 111, NCD PNG
Bank South Pacific (BSP)
Waigani Banking Centre
N a m e : David Posianie
Account Number : 1001358031
Branch Code : 8202
BSP Code : BOSPPGPM
----------------------------------------------------------------------------
Write or ring us before you send us any contributions, Thank You.
Mobile: +675 71456663.
Website: http://opm.posterous.com,http://www.westpapua.net,http://www.papuapost.com

Posted via email from Melanesia

Comments

Popular posts from this blog

ksistensi Budaya Mahasiswa Papua se-Jawa dan Bali

Novelis Muda Papua, Aprilia RA Wayar, Diundang di UWRF

Tolak Kehadiran Militer dalam PAUD di Tanah Papua